TRANSLATE THE BLOG TO YOUR LANGUAGE
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
HAFIDZ YOUNG SCIENTIST

I am Hafidz, the young scientist.This blog is about my exciting homeschooling journey.It will remains as my sweet memories forever. Glad to share the special moments with you !!!


Tuesday, June 14, 2011

ME AND MY BONSAI


 Without doubt the most important way to train a Bonsai is to prune it on a regular base. Essentially, there are two different techniques: maintenance-pruning, to maintain and refine the existing shape of a Bonsai and style-pruning, which involves more rigorous pruning to give a tree its basic shape or style.

During this process, we need to be very careful not to break 
any of wanted trunks.

One of the branches had been pruned completely. Its took
quite some time to do it. Need lots of patience !!!



Completely done ! Actually there are 3 types of
prunning.This one is leaf cutting prunning.
After a few days the leaves will grow again but in a smaller size.
 The more you prune the leaves at appropriate time, the smaller 
they become. Oh! How I admire this bonsai tree. This is one
of my favourite bonsai.



Main branch pruning:
Heavy pruning should be carried out in autumn, winter, or early spring, and is the major way of shaping a bonsai tree. The main priorities are to remove any branche that is too low at the front 1 any branch directly opposite another 2 any that creates a so-called cartwheel effect 3 and any that crosses the front or back to the other side of the tree. 4 Hollow out all stumps with a sharp knife 5.



 General Pruning:
Throughout the growing season, cut back shoots of maples 1 zelkovas2 and other broad-leaves to the first or second pair of leaves. Pinch out the tips of juniper shoots 3. With pines, 4 remove the center "candles" and pinch back the others.

 
Leaf Cutting:
Do this in early summer on deciduous trees that donot flower or fruit. Use sharp scissors to remove half of each leaf 1 on weak branches or trees, but all but the stalk 2 on strong wood. In a few weeks the stalk will drop and new small foliage and shoots will grow.



Pruning instruments should always be sharp and clean because blunt tools will leave a ragged stump, which could easily become a doorway for disease and pests. Heavy pruning cuts should be whittled down to a slight hollow in the trunk or branch in order to encourage the formation of a callous. Large cuts should be painted with protective paint.
Pruning Tools:


When pruning a branch, try to make the cut just above a bud that is pointing in the direction you want the branch to grow. If the cut slopes downwards, then the water will run off and the chances of rot will be considerably :lessened.

Pruning Tools:

Pruning instruments should always be sharp and clean because blunt tools will leave a ragged stump, which could easily become a doorway for disease and pests. Heavy pruning cuts should be whittled down to a slight hollow in the trunk or branch in order to encourage the formation of a callous. Large cuts should be painted with protective paint.

When pruning a branch, try to make the cut just above a bud that is pointing in the direction you want the branch to grow. If the cut slopes downwards, then the water will run off and the chances of rot will be considerably :lessened.


SOURCE
http://www.canadiancountrywoman.com



( GUIDANCE CORNER )

Kami sekeluarga adalah peminat bonsai dan memang banyak pokok di sekeliling rumah. Ada yang kami beli dari nursery tapi yang banyaknya adalah kami cari sendiri di hutan sekitar Pulau Langkawi dan di pulau-pulau di sekitarnya. Bonsai Hunt ini adalah aktiviti keluarga yang seronok. Apa tidaknya...boleh angkut satu keluarga untuk sama-sama teroka segenap ceruk hutan rimba dan pulau-pulau. Oleh kerana aktiviti ini mengambil masa yang panjang, kita kena bawa bekal makananlah. Ah....apalagi jadilah piknik. Bayangkanlah...makan beramai-ramai tepi sungai dalam hutan. Air yang tenang mengalir dengan kicauan beburung rimba dan sahutan Sang Mawas dan Sang Monyet Belanda. Adakalanya di puncak gunung di temani oleh deruan air terjun. Sering juga di pulau-pulau yang terpencil yang membuat kita merasakan dunia ini hanya kita yang punya. Bila tiba waktu solat, di mana bumi berpijak di situlah dahi menyentuh sujud, mengesakan Tuhan yang mencipta segala. Pernah merasa solat di atas air yang berombak menguasai kaki langit yang tiada penghujungnya ??? Masyaallah..... Bagi bonsai hunt ke pulau-pulau, saat inilah yang paling kemuncaknya. Subhanallah !!!

Dibesarkan dalam keluarga yang meminati bonsai, Hafidz terdedah kepada pengertian bonsai sejak dari kecil lagi. Tidak hairanlah dalam usia awal remaja ini, dia sudah menunjukkan minat yang mendalam kepada tumbuh-tumbuhan di sekelilingnya. Homeschooling menyemarakkan lagi minatnya kerana dia tidak terikat kepada atur cara sekolah dan dibebani oleh homework yang tak kesudahan. Kalau dia rasa nak berkebun, kami akan atur jadual agar tidak menghalang self-directed learningnya.



Ini adalah antara bonsai hunt di hutan sekitar Langkawi. Masa ini dia masih kecil. Walaupun kudrat kecilnya tak diperlukan tapi kehadhirannya cukup menceriakan suasana. Sejak dari kecil lagi berbagai ilmu bonsai telah dipelajarinya dengan pemerhatian dan praktikal. Tekun sungguh dia memerhati si abang memotong akar bonsai gergasi ini hingga terbongkok-bongkok.





Bukan senang untuk medapatkan bonsai gergasi. Segala peralatan menggali, memotong dan mengikat perlu dibawa bersama. Alhamdulillah, anak lelaki ramai memang banyak membantu dalam bonsai hunt terutama untuk mengeluarkan pokok besar antik ini tanpa mematikannya. Setelah mengambil pokok dari hutan, adalah tanggung jawab kita untuk menanam dahan-dahan pokok itu semula. Dengan ini, kita memastikan bilangan pokok tidak berkurang malah makin bertambah.




Sehari suntuk juga untuk keluarkan bonsai gergasi ini. Beratnya tak terkira dan nilainya juga memang tinggi. Setelah digroom dan dibentuk bertahun, pasti ia akan menjadi bonsai gergasi yang unik dan cantik. Masa itu, mark up harganya pasti tinggi. Ribuan ringgitlah harganya. Seringkali tuan punya tidak akan menjualnya atas dasar nilai nostalgia walaupun dengan mark up harga yang tinggi. Mereka akan kata...duit boleh dicari tapi ikatan kasih sayang mana boleh dibeli. Sebab itu tidak hairanlah sekiranya  kita dapati masyarakat Jepun di mana bonsai mula menapak, bonsai adalah lambang satu-satu keluarga dan dibelai dari satu generasi ke generasi seterusnya. Tuan yang menanam dah lama bersemadi tapi bonsai berdiri gah dalam jagaan anak cucunya hingga mencapai ratusan tahun usianya. Walaupun Jepun sangat sinonim dengan bonsai hingga kalau kita nampak bonsai, kita akan nampak Jepun tetapi asal usulnya adalah  dari negara China.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...